Disdikpora Tambrauw Gencar Sosialisasikan Sekolah Gratis dan Lakukan Monitoring Pendidikan Awal Tahun 2026
Disdikpora Tambrauw Gencar Sosialisasikan Sekolah Gratis dan Lakukan Monitoring Pendidikan Awal Tahun 2026
FEF, KABUPATEN TAMBRAUW (23 Januari 2026) – Menjelang berakhirnya bulan pertama di tahun 2026, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tambrauw terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Yosep Yewen, S.Sos., memimpin langsung kegiatan monitoring dan evaluasi ke sejumlah sekolah sekaligus menyosialisasikan kembali program sekolah gratis bagi masyarakat.
Kegiatan monitoring yang berlangsung intensif ini menyasar berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP di wilayah Kabupaten Tambrauw. Langkah ini diambil untuk memastikan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di awal semester genap tahun ajaran 2025/2026 berjalan efektif dan disiplin pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru.
Tegaskan Larangan Pungutan Liar
Dalam kunjungannya ke beberapa distrik, Yosep Yewen menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tambrauw telah berkomitmen penuh untuk meringankan beban orang tua siswa melalui kebijakan sekolah gratis. Ia mewanti-wanti pihak sekolah agar tidak melakukan pungutan dalam bentuk apa pun yang dapat memberatkan masyarakat dan menghambat akses anak-anak Tambrauw untuk bersekolah.
"Pendidikan adalah hak dasar setiap anak di Tambrauw. Pemerintah daerah sudah mengalokasikan anggaran, baik melalui Dana BOS maupun BOP, untuk operasional sekolah. Oleh karena itu, saya tegaskan kembali, tidak boleh ada pungutan-pungutan liar yang membebani orang tua. Sekolah harus gratis dan dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat," tegas Yosep Yewen di sela-sela kegiatannya.
Disiplin Guru Jadi Sorotan
Selain menyoroti masalah biaya pendidikan, aspek kedisiplinan tenaga pendidik juga menjadi fokus utama dalam monitoring awal tahun ini. Disdikpora Tambrauw melakukan pengecekan langsung terhadap kehadiran guru dan kepala sekolah di tempat tugas masing-masing.
Yosep Yewen menekankan bahwa kehadiran fisik guru di sekolah adalah kunci utama peningkatan mutu pendidikan. Ia meminta para pengawas sekolah untuk lebih proaktif dalam memantau dan melaporkan kinerja guru di wilayah binaannya.
"Fasilitas gedung kita bangun, biaya sekolah kita gratiskan, namun itu semua tidak akan maksimal jika gurunya tidak ada di tempat. Saya minta bapak dan ibu guru untuk disiplin kembali ke tempat tugas. Jangan menambah waktu libur sendiri, karena anak-anak didik kita membutuhkan kehadiran kalian untuk mentransfer ilmu dan membentuk karakter mereka," imbaunya.
Komitmen Hingga Akhir Masa Tugas
Kegiatan monitoring ini juga menjadi salah satu agenda kerja pamungkas Yosep Yewen dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan sebelum memasuki masa purna tugas pada akhir Januari 2026. Meski demikian, semangatnya untuk memastikan roda pendidikan di Tambrauw tetap berputar kencang tidak surut sedikit pun.
Melalui monitoring ini, Disdikpora Tambrauw berharap dapat memetakan kendala-kendala riil di lapangan pada awal tahun, sehingga dapat segera dicarikan solusi yang tepat demi terwujudnya generasi emas Tambrauw yang cerdas, berkarakter, dan kompetitif.
Diterbitkan oleh:
Bid. Perencanaan dan Keuagan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga
Kabupaten Tambrauw