Tambrauw Resmikan 3 SMP Revitalisasi, Libatkan Masyarakat dan Terima Bantuan Laptop
Tambrauw Resmikan 3 SMP Revitalisasi, Libatkan Masyarakat dan Terima Bantuan Laptop
Tambrauw – Pemerintah Kabupaten Tambrauw melalui Dinas Pendidikan resmi meresmikan revitalisasi tiga sekolah menengah pertama, yakni SMP Negeri 22 Wekari, SMP Negeri 22 Mubrani, dan SMP Negeri 8 Amberbaken. Revitalisasi ini merupakan program pembangunan dari pemerintah pusat yang mulai berlaku sejak 2025, menggantikan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Koordinator Pembinaan SMP Dinas Pendidikan, Tania Kurniawati, menjelaskan bahwa skema revitalisasi berbeda dengan DAK sebelumnya karena dikelola langsung oleh sekolah dengan melibatkan masyarakat sekitar. Kepala sekolah bertindak sebagai penanggung jawab, guru sebagai bendahara, sementara kepanitiaan diisi oleh masyarakat lokal.
“Tujuannya agar tenaga kerja memberdayakan pemuda dan masyarakat sekitar sekolah. Material bangunan dibeli dari masyarakat, bahkan konsumsi tukang juga dari warga setempat. Jadi masyarakat ikut merasakan manfaat langsung,” jelas Tania.
Dinas Pendidikan hanya melakukan pemantauan dan pelaporan ke pemerintah pusat, sementara seluruh proses pembangunan hingga penyerahan kunci menjadi tanggung jawab sekolah. Tania memberikan apresiasi kepada tiga sekolah yang berhasil menyelesaikan revitalisasi tepat waktu dengan hasil memuaskan.
Kasubag Perencanaan, Samsul Rizal Tuanany, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan tim revitalisasi Kementerian Pendidikan. Ia berharap bangunan baru ini meningkatkan kualitas pembelajaran, semangat siswa, serta motivasi guru. Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Presiden RI dan Menteri Pendidikan atas dukungan yang diberikan.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Emilianus Baru, turut memberikan apresiasi kepada tiga SMP yang diresmikan. Ia menjelaskan bahwa peresmian sempat tertunda karena harus mendampingi Bupati ke Surabaya untuk penandatanganan kerja sama dengan perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Dinas Pendidikan juga menyerahkan 30 unit laptop (masing-masing sekolah menerima 10 unit untuk guru). Tahun depan, setiap sekolah akan kembali mendapat tambahan 20 laptop untuk melengkapi laboratorium komputer sehingga siswa dapat memanfaatkannya dalam proses pembelajaran.
Dengan revitalisasi bangunan dan dukungan perangkat TIK, Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pendidikan, terutama di sekolah-sekolah kampung yang selama ini menghadapi keterbatasan sarana.