Kadis Pendidikan Tambrauw Minta Semua Pihak Lindungi Tenaga Pengajar
Kadis Pendidikan Tambrauw Minta Semua Pihak Lindungi Tenaga Pengajar
Tambrauw – Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tambrauw, Karel Nauw, menegaskan pentingnya perlindungan bagi tenaga pengajar di tengah kondisi keamanan yang belum stabil di beberapa distrik. Ia meminta dukungan penuh dari pemerintah distrik, aparat keamanan, masyarakat adat, hingga tokoh agama untuk bersama-sama menjamin keselamatan guru.
“Kami berharap semua pihak bisa memberikan perlindungan dan rasa aman kepada guru. Mereka datang untuk mengabdi dan mencerdaskan anak-anak kita. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Karel Nauw, Senin (23/03/2026).
Menurutnya, situasi di wilayah seperti Bamusbama, Bamuswaiman, Yembun Yembun, Fef, Syubun, hingga Salewok telah berdampak langsung pada aktivitas belajar mengajar. Kondisi serupa juga mulai dirasakan di Miyah dan Amberbaken. Akibatnya, Dinas Pendidikan mengambil langkah cepat dengan menginstruksikan guru untuk sementara waktu mengamankan diri ke daerah yang lebih kondusif, seperti Kota Sorong dan Manokwari.
“Keselamatan guru adalah prioritas utama. Kami tidak ingin ada risiko yang membahayakan mereka,” tegasnya.
Selain itu, Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan kepala distrik dan kepala kampung untuk memastikan adanya jaminan keamanan bagi guru yang bertugas. “Kami harus duduk bersama dengan pemerintah distrik dan kampung untuk membahas bagaimana perlindungan terhadap guru bisa benar-benar dijamin,” tambah Karel.
Di tengah kondisi ini, pemerintah daerah tetap berupaya menjaga keberlangsungan pendidikan dengan menyiapkan berbagai skenario, termasuk kurikulum darurat serta opsi penitipan siswa ke sekolah di wilayah aman. Namun, Karel menekankan bahwa semua skema tersebut tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya jaminan keamanan bagi tenaga pengajar.
“Kalau guru tidak merasa aman, maka proses belajar pasti terganggu. Karena itu, perlindungan terhadap tenaga pengajar menjadi kunci utama,” tutupnya.